Kegiatan Bersih-bersih Lingkungan Pura Kahyangan Tiga dan Sangkep Rutin PAKIS Desa Adat Glagalinggah
Oleh Admin Website Glagalinggah • Dipublikasikan pada Sabtu, 28 Februari 2026
Bagikan:
Kegiatan Bersih-bersih Lingkungan Pura Kahyangan Tiga dan Sangkep Rutin PAKIS Desa Adat Glagalinggah
Desa Adat Glagalinggah, Kintamani, Bangli, menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan Pura Kahyangan Tiga yang dirangkaikan dengan sangkep rutin PAKIS pada Minggu (8/2). Sebagai tanda dimulainya kegiatan, kulkul dibunyikan sekitar pukul 07.30 WITA dengan pola khusus berupa lima ketukan yang diulang sebanyak lima kali. Isyarat ini menjadi tanda bagi warga untuk bersiap memulai aktivitas bersih-bersih di lingkungan masing-masing, dimulai dari pembersihan pekarangan, telajakan, selokan air atau got, hingga area Pura Kahyangan Tiga dan Balai Desa Adat. kegiatan dilaksanakan tepat pada Pukul 08.00 Wita.
Setelah kegiatan bersih-bersih, Anggota Pakis bersama Manggala Pakis melaksanakan sangkep rutin. Ketua PAKIS Desa Adat Glagalinggah, Ibu Ratnasari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama istri Desa Adat yang telah tertib dan disiplin dalam pelaksanaan kegiatan ngalyub bakti. Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif PAKIS dalam mendukung pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, di mana seluruh anggota diwajibkan berpartisipasi dalam setiap wimbakara atau lomba yang diselenggarakan di masing-masing wewidangan.
Selain itu, Ibu Ratnasari turut mengingatkan terkait pelaksanaan upacara mlaspas atau ngrsiganan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret. Hingga saat ini, tingkat partisipasi pembayaran urunan baru mencapai sekitar lima persen dari jumlah krama. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh warga agar segera memenuhi kewajiban tersebut demi kelancaran pelaksanaan upacara.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula imbauan agar setiap krama senantiasa menjaga kebersihan wewidangan masing-masing, meliputi pekarangan rumah, telajakan, serta saluran air atau got, guna mencegah terjadinya penyumbatan dan menjaga kebersihan lingkungan secara menyeluruh.
Terkait pelaksanaan pemargi di setra, masyarakat diharapkan menggunakan punjung atau sodaan sanganan lebeng andus sebagai bentuk komitmen mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Penggunaan sarana tersebut dinilai efektif menekan volume sampah plastik, mengingat sisa-sisa punjung sering kali tidak dibersihkan setelah kegiatan. Imbauan ini disertai peringatan keras agar masyarakat benar-benar mematuhinya.
Sebagai upaya peningkatan pelayanan informasi, seluruh krama juga diharapkan dapat memanfaatkan dan aktif menggunakan website resmi Desa Adat Glagalinggah. Media digital ini diharapkan mampu mempermudah akses informasi, pengumuman, serta berbagai kegiatan desa adat secara cepat dan transparan.